Senin, 07 Oktober 2013

SEMBER BIKE LOVERS

Sebuah komunitas kecil pencinta sepeda


di sini kebebasan dan kreatifitas kami berkembang , disini imajinasi dan kemerdekaan kami terus menantang
we love bike :)

SEMBER


Senin, 26 Agustus 2013

10 tempat terindah yg pernah gw jejaki

Ini kisah  gw mana kisah lo ... :p

1 . Rumah Nyokap

     Di tempat ini gw tumbuh dan berkembang dengan biasa dan akhirnya jadi gw yg sekarang ini .  kedisiplinan , kehangatan , kebersamaa juga kasih sayang sangat terasa di tempat ini . NYOKAP , BOKAP , KAKAK gw lah yg memenuhi tempat tersebut . klo lo udah masuk tempat ini lo bakalan berasa masuk ke kawasan bebas berekspresi .
 

Minggu, 11 Agustus 2013

Senin, 11 Februari 2013

5 Pertimbangan sebelum membeli android

Jakarta - Beberapa ponsel Android saat ini bisa didapatkan dengan harga murah. Bahkan ada yang banderolnya sudah menyentuh di bawah Rp 1 juta.

Namun seperti kata pepatah lama, ada harga ada rupa. Ponsel Android murah tidak mungkin sama baiknya dengan handset di kelas high end. Wajar saja, spesifikasinya dipangkas di sana-sini.

Jika budget terbatas, memang tidak ada salahnya membeli Android murah. Karena mungkin di rentang harga yang sama, produk Android murah lebih baik dibanding pesaing, apalagi feature phone.

Namun agaknya ada baiknya untuk mempertimbangkan hal-hal berikut sebelum membeli Android murah

1. Layar Kurang Jernih

4. Prosesor & RAM Kurang Gahar

Prosesor boleh dibilang adalah nyawa di sebuah smartphone. Semakin tinggi spesifikasinya, maka bakal semakin kencang performa ponsel.

Di kala ponsel kelas atas sudah menggunakan prosesor dual core atau quad core, Android kelas bawah biasanya punya prosesor dengan clock speed kurang dari 1GHz dan juga RAM (random access memory) minimalis.

Dengan prosesor kurang gahar dan RAM terbatas, operasional ponsel mungkin tidak mulus. Demikian juga beberapa aplikasi mungkin kurang berjalan dengan baik.

Sebab, beberapa aplikasi atau game modern didesain untuk bekerja dengan bagus berkat dukungan prosesor tangguh. Sehingga kurang cocok dipakai di Android murah.

3. Tidak Kebagian Update Software

Para vendor hampir dapat dipastikan lebih menganakemaskan ponsel buatannya yang berada di segmen premium. Demikian juga dalam soal update software.

Seperti diketahui, update software Android terbilang sangat cepat. Biasanya, versi terbaru akan lebih dulu diberikan untuk handset kelas atas.

Kemudian baru giliran ponsel di segmen bawah. Malah kadang meski sudah harap-harap cemas menunggu lama, tidak ada update sama sekali.

Memang keuntungan vendor dari penjualan ponsel kelas atas lebih tinggi dibanding produk kelas bawah. Jadi harap dimaklumi jikalau pengguna ponsel premium lebih diistimewakan.

2. Bodi Kurang Mantap

Di segmen ponsel low end, biasanya vendor menghadirkan perangkat dengan bodi yang biasa-biasa saja. Desainnya biasa, begitu pun dengan kualitas bodinya.

Beberapa ponsel Android murah mungkin juga terbatas dalam soal pasokan aksesoris casing dari pihak ketiga untuk melindungi bodi. Terlebih jika mereknya kurang populer.

Di bagian layar biasanya tidak dibekali pula dengan material untuk ketahanan. Seperti Gorilla Glass yang membuat layar lebih tahan terhadap goresan.

Hal ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri mengingat ponsel adalah barang yang digunakan hampir setiap hari. Jadi ada kemungkinan untuk terjatuh dan rusak jika materialnya kurang kokoh.
Ponsel Android murah hampir dapat dipastikan tidak memiliki tampilan layar yang dapat disombongkan soal kejernihannya. Karena resolusinya yang lebih kecil dibanding Android kelas atas.

Biasanya, resolusi layar Android murah berada di bawah 480 x 320 pixel. Di samping itu, teknologi layar sentuhnya juga mungkin kurang mulus dan kurang responsif.

Dengan layar yang beresolusi rendah, sektor multimedia pun pas pasan. Jadi untuk menonton video atau menjelajah internet kurang memuaskan.

Layar Android murah umumnya juga berukuran kecil, di bawah 4 inch. Namun bisa menghadirkan keuntungan tersendiri bagi mereka yang bertangan mungil

5. Brand Tidak Jelas

Sistem operasi Android bisa digunakan oleh semua vendor yang menginginkan secara gratis. Sehingga cukup banyak vendor kurang dikenal menjajakan Android murah.

Jangan cepat tergiur dulu meski harganya sangat murah. Bisa jadi ponsel dari vendor yang kurang dikenal ini tidak baik kualitasnya.

Demikian juga dengan dukungan after sales yang mungkin tidak memadai dan sulit dijangkau.

Meski tidak mutlak, memang disarankan membeli ponsel Android dari brand ternama atau sudah terbukti. Yang mungkin lebih dipercaya kualitasnya.











Desain Baru Windows Phone Dari NOKIA

Jakarta - Sebuah paten baru untuk ponsel Windows Nokia terungkap. Namun, desain yang satu ini tampaknya tidak asing. Dilihat sekilas, mirip desain yang pernah bocor dalam sebuah video sebelumnya.

Dikutip dari WP Central, Minggu (10/2/2013), paten ini rupanya didaftarkan sejak Desember 2011. Seperti tergambar dalam deskripsi paten, perangkat ini memiliki siku pada bagian belakangnya, dan ruang untuk tombol kapasitif di depan layar.

Selain itu, tidak ada keterangan lainnya. Nokia belum memberikan komentar terkait laporan ini. Ajang Mobile World Congress yang akan datang disebut-sebut akan menjadi pembuktian. Jika benar, tentunya menarik untuk menantikan apakah ponsel dengan desain ini nantinya akan menyasar segmen high-end atau ramah kantong.

Nokia saat ini memang terbilang agresif merangsek pasar smartphone dengan ponsel Windos-nya. Sejumlah rumor kedatangan ponsel Windows terbaru buatan Nokia pun kerap terdengar akhir-akhir ini.

Tak lama setelah meluncurkan Lumia 920, Nokia kabarnya telah menyiapkan penerus smartphone Windows 8 jagoannya tersebut. Smartphone ini disebut-sebut lebih ramping dari si 'kakak'.

Disebut-sebut ada dua smartphone disiapkannya. Yang pertama memiliki nama kode yang menarik yakni Catwalk. Lainnya, memiliki nama kode EOS yang akan menjadi ponsel Windows dengan kamera 'monster'. Ini adalah ponsel PureView versi Windows yang akan memperkaya portfolio Nokia.

PERTARUNGAN SENGIT ANTARA SAMSUNG & APPLE

akarta - Apple dan Samsung terlibat pertarungan sengit di pengadilan dari tahun 2011 sampai sekarang. Namun demikian, meski sering disebut musuh bebuyutan, mereka tetap masih mesra.

Mesra di sini karena Samsung dan Apple masih memiliki relasi kuat di bidang bisnis konsumen. Di mana Samsung dipercaya menyediakan komponen penting di perangkat Apple.

Bagaimana sejatinya hubungan Apple dan Samsung serta bagaimana mereka sesungguhnya menguntungkan satu sama lain?